henzr.blogspot.com :
Mineral Bagi mereka yang menekuni geologi atau
mineralogi, yang disebut mineral adalah bahan alamiah yang bersifat an-organik
atau suatu bahan hasil dari proses-proses fisis dan kimia khusus
secara alami, biasanya berbentuk kristal, terdiri dari satu unsur dengan
komposisi kimia tetap dan memiliki sifat-sifat fisik tertentu. Dari definisi
ini jelaslah bahwa dalam geologi, batubara, minyak bumi endapan kersik dan
mineral buatan manusia tidak dapat dikategorikan sebagai mineral.
Dalam mineral, oksigen terikat kuat dengan
unsur lain seperti SiO2, Al2O3, FeO ataupun Fe2O3, MgO, CaO, Na2O, K2O, dan
sebagainya
Sifat - Sifat Mineral :
Di antara sifat-sifat mineral yang penting
adalah : bentuk kristal, bidang belah (Cleavage), warna, coret (Streak), kilap
(Lustre), berat jenis, kekerasan dan pecahan-pecahan mineral.
Bidang Belah (Cleavage):
Bidang belah adalah bidang di mana mineral
cenderung membelah dengan arah tertentu. Berkaitan dengan keteraturan atom-atom
yang menyusun mineral, di mana atom lemah atau relatif sedikit maka di situlah
mineral cenderung membelah. Ada minteral yang memounyai satu saja, ada yang
dua, ada yang tiga dan ada pula yang tidak mempunyai bidang belah.
Warna:
Warna mineral merupakan sifat fisik mineral
yang palin berkesan. Tatapi warna mineral sangat bervariasi karena adanya
pengotoran dari unsur lain. Misalnya kuarsa ada yang putih, ungu, hitam dan
kuning. Meskipun demikian beberapa mineral memperlihatkan warna khas, misalnya
muskovit berwarna putih atau tidak berwarna, kebanyakan mineral ferromagnesia
berwarna hijau atau hitam.
Coret (Streak):
Yang dimaksud dengan coret adalah warna mineral
yang telah ditumbuk halusatau warna mineral yang terlihat pada porselin bila
kita mencoretkan mineral tersebut pada permukaan porselin. Warna serbuk mineral
lebih konstan sehingga lebih mantap digunakan dalam mengidentifikasi mineral.
Sebagai contoh, hematit dapat berwarna coklat, hijau atau hitam, tetapi
coretnya selalu coklat kemerahan.
Kilap (Lustre):
Kilap berkenaan dengan kemampuan permukaan
mineral dalam memantulkan cahaya. Biasanya dibedakan atas metalik dan
nonmetalik. Kilap metalik seperti permukaan logam memantulkan cahaya. Kilap non
metalik dapat dibedakan lagi atas: vitreous (seperti kaca), resinous (seperti
damar), greasi (kotor seperti lemak), silky (seperti sutra), dan pearly
(seperti mutiara).
Berat Jenis:
Setiap mineral mempunyai berat tiap unit volume
tertentu. Berat jenis biasanya diperoleh dengan membandingkan berat mineral
dengan berat air tawar yang volumenya sama pada temperatur 40C.
Kekerasan
Kekerasan mineral berkenaan dengan ketahanan
mineral terhadap goresan. Kekerasan mineral diperoleh dengan membandingkan
tingkat kekerasan mineral tersebut dengan suatu standar yang telah disusun oleh
Mohs yang terbagi atas 10 tingkatan, mewakili mineral yang paling lunak sampai
mineral yang paling keras,
Tabel Skala Kekerasan Mohs dan keterangannya
Skala
|
Mineral Penunjuk
|
Keterangan
|
1
|
Talk
|
Sangat lunak, disebut juga batu sabun
|
2
|
Gipsum
|
Mudah tergores kuku jari
|
3
|
Kalsit
|
Hanya tergores oleh kuku jari jika searah
bidang belahnya
|
4
|
Flourit
|
Tidak tergores oleh kuku jari
|
5
|
Apatit
|
Sama keras dengan gigi
|
6
|
Feldspar
|
Sama keras dengan baja, cocok sebagai batu
mulia
|
7
|
Kuarsa
|
Dapat menggores kaca dan baja
|
8
|
Topas
|
Dapat menggores kuarsa dan memotong kaca
dengan mudah
|
9
|
Korundum
|
Dapat menggores topas, tapi mudah digores
intan
|
10
|
Intan
|
Benda terkeras yang diketahui, hanya bisa
digores oleh intan
|
Baca Selengkapnya : Silahkan klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar