Pages

Senin, 31 Agustus 2015

Jenis Batu Red Chalcedony (Red Baron, Red Bacan, Red Raflesia)


Pusatbatu.com : Salam BatuMulia! 

Apa kabar Perbatangs?

Semoga Perbatangs sehat dan bisa beristirahat dengan baik malam ini.
Saya hanya ingin membagikan informasi terbaru mengenai batu Red Chalcedony Yang Saat ini Jadi Unggulan.
Siapa tahu Perbatangs memiliki batu yang saat ini memiliki nilai jual tinggi.
Silahkan baca artikelnya supaya  Perbatangs tidak salah menjual ataupun membeli batu Red Chalcedony.
Jenis Batu Red Chalcedony Yang Jadi Unggulan– Nama batu jenis chalcedony atau kalsedon berasal dari bahasa Latin chalcedonius (atau calchedonius). Istilah ini pertama kali ada pada karya Pliny the Elder, Naturalis Historia untuk menyebut batuan Jaspis yang transparan.Istilah ini kemungkinan terinspirasi dari nama kota Chalcedon di Asia Kecil.
Meski memiliki senyawa kimia yang identik dengan kuarsa, batu jenis chalcedony bersifat lebih larut dibandingkan kuarsa pada temperatur yang rendah. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh kristal chalcedony yang lebih halus sehingga memiliki rasio luas permukaan dan volume yang lebih tinggi. Kelarutan yang lebih tinggi ini juga diperkirakan karena keberadaan moganit.
Batu kalsedon bisa ditemukan di berbagai tempat di seluruh dunia dan warnanya bermacam-macam dari abu-abu, putih, hitam, oranye, coklat, kuning, coklat-kemerahan, hijau muda sampai hijau tua, lavender, biru dan ada juga yang campur-campur seperti batu akik (agaat) atau jasper. Namun warna yang paling banyak dicari oleh para penggemar batu akik adalah yang berwarna merah.
Berikut sajian kami tentang Nama Jenis Batu Red Chalcedony:

                1.   Batu Red Baron Pacitan.


Baca selengkapnya : silahkan klik disini







Rabu, 19 Agustus 2015

Rapat Santai Perbatangs



Rapat santai bbrpa anggota PERBATANG'S...

Membahas tentang "Bazar akik murah" yg rencananya akan di selenggarakan bulan oktober 2015..
Mdh2an segala nya lancar dan sukses.. Aamiin....

JENIS MINERAL DAN TINGKAT KEKERASAN NYA


henzr.blogspot.com :

Mineral Bagi mereka yang menekuni geologi atau mineralogi, yang disebut mineral adalah bahan alamiah yang bersifat an-organik atau suatu bahan hasil dari proses-proses fisis dan kimia khusus secara alami,  biasanya berbentuk kristal, terdiri dari satu unsur dengan komposisi kimia tetap dan memiliki sifat-sifat fisik tertentu. Dari definisi ini jelaslah bahwa dalam geologi, batubara, minyak bumi endapan kersik dan mineral buatan manusia tidak dapat dikategorikan sebagai mineral.
Dalam mineral, oksigen terikat kuat dengan unsur lain seperti SiO2, Al2O3, FeO ataupun Fe2O3, MgO, CaO, Na2O, K2O, dan sebagainya

Sifat - Sifat Mineral :

Di antara sifat-sifat mineral yang penting adalah : bentuk kristal, bidang belah (Cleavage), warna, coret (Streak), kilap (Lustre), berat jenis, kekerasan dan pecahan-pecahan mineral.

Bidang Belah (Cleavage):

Bidang belah adalah bidang di mana mineral cenderung membelah dengan arah tertentu. Berkaitan dengan keteraturan atom-atom yang menyusun mineral, di mana atom lemah atau relatif sedikit maka di situlah mineral cenderung membelah. Ada minteral yang memounyai satu saja, ada yang dua, ada yang tiga dan ada pula yang tidak mempunyai bidang belah.

Warna:

Warna mineral merupakan sifat fisik mineral yang palin berkesan. Tatapi warna mineral sangat bervariasi karena adanya pengotoran dari unsur lain. Misalnya kuarsa ada yang putih, ungu, hitam dan kuning. Meskipun demikian beberapa mineral memperlihatkan warna khas, misalnya muskovit berwarna putih atau tidak berwarna, kebanyakan mineral ferromagnesia berwarna hijau atau hitam.

Coret (Streak):

Yang dimaksud dengan coret adalah warna mineral yang telah ditumbuk halusatau warna mineral yang terlihat pada porselin bila kita mencoretkan mineral tersebut pada permukaan porselin. Warna serbuk mineral lebih konstan sehingga lebih mantap digunakan dalam mengidentifikasi mineral. Sebagai contoh, hematit dapat berwarna coklat, hijau atau hitam, tetapi coretnya selalu coklat kemerahan.

Kilap (Lustre):

Kilap berkenaan dengan kemampuan permukaan mineral dalam memantulkan cahaya. Biasanya dibedakan atas metalik dan nonmetalik. Kilap metalik seperti permukaan logam memantulkan cahaya. Kilap non metalik dapat dibedakan lagi atas: vitreous (seperti kaca), resinous (seperti damar), greasi (kotor seperti lemak), silky (seperti sutra), dan pearly (seperti mutiara).

 

Berat Jenis:

Setiap mineral mempunyai berat tiap unit volume tertentu. Berat jenis biasanya diperoleh dengan membandingkan berat mineral dengan berat air tawar yang volumenya sama pada temperatur 40C.

Kekerasan

Kekerasan mineral berkenaan dengan ketahanan mineral terhadap goresan. Kekerasan mineral diperoleh dengan membandingkan tingkat kekerasan mineral tersebut dengan suatu standar yang telah disusun oleh Mohs yang terbagi atas 10 tingkatan, mewakili mineral yang paling lunak sampai mineral yang paling keras,

Tabel Skala Kekerasan Mohs dan keterangannya


Skala
Mineral Penunjuk
Keterangan
1
Talk
Sangat lunak, disebut juga batu sabun
2
Gipsum
Mudah tergores kuku jari
3
Kalsit
Hanya tergores oleh kuku jari jika searah bidang belahnya
4
Flourit
Tidak tergores oleh kuku jari
5
Apatit
Sama keras dengan gigi
6
Feldspar
Sama keras dengan baja, cocok sebagai batu mulia
7
Kuarsa
Dapat menggores kaca dan baja
8
Topas
Dapat menggores kuarsa dan memotong kaca dengan mudah
9
Korundum
Dapat menggores topas, tapi mudah digores intan
10
Intan
Benda terkeras yang diketahui, hanya bisa digores oleh intan

Baca Selengkapnya : Silahkan klik disini

Jumat, 07 Agustus 2015

BUKBER


Pada tgl 27 juni 2015 yang lalu telah diadakan Buka Puasa Bersama di Sekretariat Perbatangs Jl. Puspitek Raya - Desa Setu (Depan Perum Puri Serpong), yang dihadiri sebagian besar pengurus dan anggota. Selamat Buka Puasa Bro !