Pages

Jumat, 31 Juli 2015

2 Cara Sederhana Merawat Batu Labrador Biru


Majalah Permata : Keunikan dari batu labrador biru atau Labradorite biru ini terlihat dari warnanya atau sering disebut optical phenomenon serta efek yang menyilaukan dari pancaran warna warni dari batu ini. Batu Labrador pertama kali temukan di daerah Labrador Canada.
Di Canada batu labrador biru ini sering dijadikan media pengobatan, fungsi batu tersebut dapat meningkatkan energi serta memperlancar metabolisme tubuh. Batu ini memiliki kandungan zat alam seperti zat Feldspa atau Spectrolite yang bisa memberikan warna yang beragam. Tapi yang pasti batu Labrador biru ini sangat cocok untuk dijadikan perhiasan karena keelokan warna batu ini. Jika anda beruntung telah memilikinya, berikut ada2 cara perawatan sederhana yaitu untuk batu yang sudah diikat dan yang belum diikat.
Pertama untuk batu labrador yang belum diikat:
–  Rendam batu labrador dengan air oksigen atau air mineral, jika batu belum mengkristal lakukan penjemuran 30 menit setiap hari. Namun jika batu tersebut sudah mengkristal tidak perlu dilakukan penjemuran.
Kedua untuk batu labrador yang sudah diikat:
–  Usahakan dipakai dijari setiap hari agar mendapatkan panas dari tubuh anda
Olesi  dengan baby oil secara tipis tapi merata keseluruh permukaan batu, agar batu selalu mengkilap
Usahakan agar batu labrador biru tidak terkena air hujan, karena air hujan bisa membuat kusam batu
Demikian ulasan 2 Cara Sederhana Merawat Batu Labrador Biru. Semogga bermanfaat dan selamat mencoba

Copas dari : Majalah Permata

Kamis, 30 Juli 2015

"mengenal kembali" Batu Fosil Kabupaten Lebak


Kawasan Kabupaten Lebak merupakan salah satu penghasil utama batu mulia kalimaya dan batu fosil yang sudah sangat mendunia. Dapat dipastikan para gemslover mengenal kalimaya yang disebut juga sebagai mother of gemstone. Namun bagaimana dengan batu fosil? Batu fosil nampaknya tidak menikmati manisnya booming batu mulia. meskipun sudah berekspansi ke Eropa, Amerika dan Asia. Tidak banyak gemslover yang mengenal dengan baik batu fosil. Bahkan tidak sedikit yang memandang sebelah mata dengan keberadaan batu fosil. Kondisi ini yang membuat Perbatangs mengirimkan tim ekspedisi kecil untuk mengenal batu fosil berikut olahannya. Menempuh perjalanan ke arah Kabupaten Lebak lebih kurang tiga jam perjalanan dari Tangerang Selatan, kami mengunjungi salah satu pengusaha batu fosil di selatan Kabupaten Lebak.Usaha yang diberi nama Cahaya Alam 17 dimiliki oleh H. Buchori. Usaha ini telah beliau mulai lebih dari 10 tahun lalu jauh sebelum booming batu mulia.
    Siang itu H. Buchori menyambut kami dengan ramah, karena suasana masih dalam bulan puasa begitu kami tiba, beliau langsung mengarahkan kita untuk melihat-lihat suasana workshop. seperti layaknya wartawan amatir, kami langsung mengambil beberapa foto bahan-bahan yang ada.


Kemudian kami melihat secara langsung proses pengerjaan batu fosil dan berbincang santai dengan beberapa karyawan dan menantu Pak Haji, Kang Asep yang dengan sangat detail menjawab semua yang kami tanyakan.Diperkirakan Cahaya Alam 17 memiliki lebih dari 100 ton bahan siap olah yang terdiri dari fosil kayu, black opal (sempur), batu andesit.(batu kali) dan beberapa batu mulia lainnya.
Yang mencengangkan beliau juga memiliki 7,5 ton batu pancawarna garut yang terdiri hanya dua bongkahan batu besar dengan lebar sekitar dua meter dan batu pancawarna tersebut telah dipoles mengkilat.


Yang membuat kami geleng-geleng kepala, dua bongkahan besar itu hanya teronggok diselimuti debu, seakan bukan batu yang berharga. Kami sampaikan kepada Pak Haji,
"Seandainya ada di Jakarta pasti sudah menjadi tempat tujuan wisata batu akik" 
Pak haji hanya tersenyum.
Kami juga diantar untuk melihat-lihat bagaimana bongkahan batu besar dipotong-potong seusai dengan sesuai dengan pesanan. UD. Cahaya Alam 17 sudah menggunakan mesin potong hidrolik dengan mata potong diameter 60cm. Beliau menerangkan bahwa saat ini beliau memiliki 2 mesin potong hidrolik dan 1 mesin potong model rel dorong.
Kami hampir-hampir tidak percaya, didaerah yang relatif terpencil, UD Cahaya Alam 17 telah memiliki beberapa alat potong yang sangat modern (dan tentu saja sangat mahal).demi untuk mencapai kualitas dan kecepatan kerja yang dibutuhkan oleh konsumen.
Kami sempat ditunjukkan beberapa produksi yang sedang dan telah dikerjakan. Ada bentuk kujang sepasang, asbak, coffee table, meja makan, meja taman, bahkan kami sempat ditunjukkan washtafel dan bathtube.
Semua disain dan hasil produksinya membuat kami merasa berbangga sekaligus malu. bagaimana mungkin kami yang datang dari kota namun tidak mengenal dengan baik hasil produksi batu fosil.
Sementara Pak Haji mengatakan hampir seluruh produk dari UD. Cahaya Alam 17 berorientasi ekspor.
"Mungkin masyarakat Indonesia perlu diperkenalkan lagi produk bangsa sendiri. Jangan sampai kita mengenal produk bangsa sendiri saat mengimpor dari negara lain," Ucap Pak Haji dengan serius.
Setelah melihat-lihat kami sempat membeli beberapa barang seperti meja tamu, coffe table, asbak dan beberapa kilogram bahan batu fosil.
Setelah berfoto ria sambil mengobrol santai, tak terasa waktu telah mendekati saat untuk berbuka puasa. kami berbuka puasa dengan jajanan khas Lebak. Sungguh suasana yang sangat nyaman.
Sehabis sholat maghrib, kami berpamitan dan membuat janji untuk segera berkunjung kembali.
Sungguh perjalanan singkat yang sangat mengena dihati.
Disaat beberapa gemslover masih berbacan ria atau sedang menimang batu dari aceh, padang dan daerah lain di Indonesia. Ada beberapa orang yang konsisten telah mengangkat nama Indonesia dengan mengekspor hasil olahannya ke mancanegara tanpa berkoar.
Terima kasih Pak Haji Buchori, Kang Asep dan UD. Cahaya Alam 17, kami telah dibukakan mata tentang sisi lain dunia perbatuan Indonesia.

Liputan by : Kok




Selasa, 28 Juli 2015

Waspada..! Batu Black Opal Dipalsukan dengan Bahan Resin dan Gliter


Pusat Batu :  Waspada..! Batu Black Opal Dipalsukan dengan Bahan Resin dan Gliter– Memiliki batu black opal berkualitas, memang menjadi kebanggaan bagi seorang penggemar batu permata, namun untuk bisa memiliki batu yang benar-benar bagus dan berkulitas tentunya ada harga lebih yang harus dibayar, itupun tidak sedikit karena untuk jenis black opal terbaik bisa berharga jutaan rupiah.
Black opal yang terkenal di Indonesia hanya terdapat di kawasan Kalimaya, Tangerang, Banten, merupakan salah satu black opal terbaik di dunia. Warna asli batu black opal adalah hitam, namun terdapat kerlap-kerlip warna yang indah seperti pelangi dalam bagian batu yang akan berpendar saat terkena cahaya.
Namun karena harganya yang cukup mahal, tidak semua orang atau penggemar bisa memiliki batu berkualitas sesuai keinginan. Maka dari itu kemudian muncul ide, agar batu opal menjadi lebih berkualitas dengan cara melakukan treatmen agar kembang atau jarong dari dalam batu keluar, sebagai ciri khas batu opal berkualitas.
Fenomena demam batu akik yang melanda masyarakat Indonesia belakangan ini, termasuk mencuatnya black opal ke permukaan menimbulkan ekses sampingan. Berembus kabar, beredarnya batu black opal asli tapi palsu (aspal) di masyarakat.
Cara yang mereka pakai untuk menciptakan kembang jarong palsu pada batu black opal antara lain:
Pertama, bahan-bahan diracik. Batu fosil atau yang lebih dikenal dengan nama black opal sempur atau jenis batu yang berasal dari fosil kayu, dijadikan bahan dasar pembuatan.
Aksi selanjutnya menghancurkan sampai halus campuran bahan black opal sempur. Setelah menyelesaikan pembuatan jarong atau warna pada black opal sempur, kini tinggal tunggu kering.
Cara kedua memalsukan black opal lebih parah lagi. Perekat atau lem campur dioleskan secara rata ke batu sempur black opal. Kemudian dilumuri dengan bubuk batu kalimaya. Langkah akhirnya adalah dijemur di bawah terik matahari agar kering merata.
Perajin batu black opal jadi-jadian ini ternyata punya banyak bahan yang belum jadi untuk di-oprek menjadi batu mahal. Black opal jadi-jadian yang kami tunggu selama 2 hari akhirnya kering juga. Batu tersebut langsung diproses.
Dipapas dengan pisau cutter, bentuknya mulai terlihat. Agar menyerupai black opal asli, pengrajin ini bekerja super hati-hati. Hasil karyanya sudah mencapai hampir 80 persen.
Selanjutnya, agar hasilnya mulus dan licin, kertas ampelas bekerja dan hasilnya mencengangkan. Batu black opal sempur yang diracik dengan berbagai macam bahan oplosan terlihat sangat menyerupai aslinya. Apalagi setelah diikat dengan ring sebagai cincin.
Demikian informasi dari kami tentang Waspada..!Batu Black Opal Dipalsukan dengan Resin Bahan dan Gliter. Semoga informsi singkat ini dapat memberikan tambahan pengetahuan sehingga kita bisa terhindar dari praktek penipuan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal dosa.
Copas dari : http://pusatbatu.com/waspada-batu-black-opal-dipalsukan-dengan-bahan-resin-dan-gliter/

Perbatangs


Alhamdulillah .., rapat pembentukan kepengurusan dan pemilihan ketua yg baru sudah selesai dgn sukses mlm ini .18-04-2015 Semoga kedepan nya komunitas PERBATANG'S ini semakin jaya dan semakin di kenal baik oleh byk org.


Merawat Bio Solar Agar Makin Giwang

akikpedia.com- Popularitas batu bio solar Aceh semakin hari makin meninggi, seiring dengan melonjakkan permintaan pasar yang begitu besar. Batu Idocrase jenis bio solar, sebenarnya merupakan batu akik dengan harga yang tidak terlalu tinggi, tetapi karena terkenal dan banyak diburu para pencinta ataupun kolektor, membuat batu ini mejadi sangat mahal, bisa mencapai harga puluhan juta rupiah.
Dengan semakin meningkatnya penggemar, maka banyak orang yang mulai mencari panduan cara merawat batu bio solar ini .karena memiliki saja tidak cukup namun perlu juga untuk mengetahui cara meningkatkan dan mempertahankan keindahan batu bio solar ini.
Perlu kita ketahui, keindahan batu ini terletak pada giwang air yang berada didalam batu tersebut dan bisa dilihat apabila batu solar aceh sudah kristal dan plong sempurna.Semakin mantap giwang airnya maka akan semakin mahal harga jualnya
Untuk bisa mengeluarkan giwang air agar batu nampak semakin cantik berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu anda lakukan :
Bahan-bahan
1.Wadah yang bening
2.Air ber ph 9
Cara :
1.Rendam batu solar aceh dengan air ber ph 9 contohnya air oksigen selama satu minggu
2.Jemur batu bersama air rendaman setelah satu minggu selama 3 jam
3. Simpan batu ditempat sejuk, namun jangan di kulkas
4.Lakukan perawatan ini secara berulang kali
Adapun cara untuk mengkilapkan batu bio solar ini agar mengkilap dan terlihat menjadi kristal.
Bahan-bahan:
1.Kulit
2.Serbuk intan
3.Minyak bayi

4.Kertas intan
Cara memoles
1.Gosok batu solar dengan kulit
2.Campurkan serbuk intan dengan minyak bayi
3.Tuangkan di kertas intan
4.Setelah digosok dengan kulit poles lagi dengan serbuk intan yang dicampur minyak bayi ke semua permukaan batu
5.Ulangi bila hasil belum maksimal
Demikianlah ulasan singkat mengenai cara merawat dan cara mengkilapkan batu bio solar agar keluar giwang.Semoga makin menambah pengetahuan dan wawasan kita. Selamat mencoba.
Copas dari : http://www.akikpedia.com/

Jumat, 10 Juli 2015

Kontes Batu Narji Gemstone



   Dalam Perhelatan Batu Akik yang diadakan oleh Narji Gemstone Sdr Taufik yang merupakan salah    satu dari pengurus perbatangs (memegang tropi) memenangkan juara 2 dalam kompetisi batu akik      dalam kategori batu akik unik.

Mengenal batu akik red borneo

salah satu jenis batu akik yang mulai menanjak dan banyak di minati masyarakat luas adalah batu akik red borneo. Jenis batu akik dengan cirikhas dominasi warna merah muda dan terkadang di sertai motif atau urat warna hitam ini bagitu mengagumkan para pecinta batu akik nasional.
batu akik red borneo atau orang sering menyebutnya dengan batu merah Kalimantan ini, telah menjadi bahan perbincangan yang hangat di masyarakat. Tak di ragukan lagi memang bumi Kalimantan adalah gudang dan surganya beragam batu permata, batu mulia dan batu akik.
batu akik red borneo yang paling banyak di cari oleh akiklovers adalah batu akik merah borneo dengan warna merah muda yang sempurna dan bersih tanpa adanya busa atau warna putih seperti susu.
Karena perbincangan dari mulut-kemulut dan banyak berita online yang menyiarkan, batu merah Kalimantan yang di hasilkan dari kabupaten banjar ini, telah banyak masyarakar luar yang memesan atau bahkan langsung datang ke wilayah ini untuk bisa mendapatkan batu akik yang cantik mempesona ini.
Demikianlah ulasan singkat kita tentang batu red borneo atau batu merah Kalimantan ini, semoga bermanfaat dan salam sukses untuk anda.